Ericson :Menguburkan Mimpi Untuk Mencapai Kehidupan Yang Bahagia Bersama Dia Yang Telah Tiada


??????????????????????????????? Senyuman tak henti-hentinya terpancar dari wajahmu.
Senyuman adalah cirri khas hidupmu. Dalam segala situas engkau tersenyum. Ketika engkau dimarah, membalasnya dengan senyuman.
Senyuman yang selalu terpancar dari wajahnya kemudian berupa menjadi black terkena lumur danau sentani.
Tak ku sangga akan terjadi bagini, saat ku pulang dalam pengejaran polisi di suatu tempat di Nimbokran pada 10 agustus 2014.
Dua hari setelah dia tenggelam, (hari minggu dan senin, tgl 10 & 11) saya tidak tahu informasi terkait peristiwa yang menimpa istri saya.
Pada 11 agustus 2014, 22:30 AM, saya tiba di sentani. Saya diberitahukan oleh salah seorang warga bahwa istri saya tenggelam dan mayatnya di Gereja GIDI jemaat Haleluya.
Mendengar itu (berita tenggelamnya istri saya) Tidak ada pokok yang bisa saya lakukan, saya “Lost control” dan menerima kenyataan itu.
Pil pahit harus aku telan    aku  menguburkan mimpiku untuk mencapai kehidupan yang bahagia bersama dia yang telah tiada.
Selamat jalan…. Kekasihku TERCINTA, semoga engkau beristirahat dengan damai disana.

Komentar Yali Voice

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s