MENGENANG DUA TAHUN PERNIKAHAN ERICSON S. RUHUNIAP DAN SINA T.S. RUHUNIAP, 09 SEPTEMBER 2014


P1040960Kebersamaan Awal  Hidup  yang Tertunda

Numbay- pesta memperingati hari pernikahan oleh universal manusia di muka bumi tak asing lagi. Setiap manusia dimana saja, khusus bagi mereka yang berumah tangga selalu memperingati hari pernikahan mereka. Baik pernikahan secara Gereja, Adat dan lainnya. Pesta pernikahan itu dilakukan  untuk mengenang dan membagikan kepada keluarga apa yang mereka rasakan kebaikan Tuhan bagi hidup keluarga itu sendiri dan ucapan terima kasih kepada sang pencipta atas pertolongan-Nya selama setahun.
Pesta itu dilakukan secara bersama, baik suami maupun istri. Mereka membagi cinta kasih kristus atas mereka dalam suatu pesta untuk menjalin dan mambangun kembali kekuatan rumah tangga yang kuat dari segala godaan atas hidup mereka selanjutnya.
Pesta penikahan adalah pesta tahunan, seringkali pesta itu dilakukan setahun sekali.  Tanggal pernikahan adalah “calendar penting” bagi mereka yang berumah tangga. Calendar penting lain bagi Kepala keluarga adalah “hari ulang tahun anak, suami dan istri”  terlebih calendar “Pernikahan”.
Pesta pernikahan itu dilakukan secara bersama dalam suatu kesepakatan yang diambil oleh suami dan istri, entah seperti apa bentuknya mereka yang tentukan.
Jarang kami dengar jika orang melakukan pesta pernikahan itu tanpa ada seseorang dari kedua orang itu (suami vs istri) .
jika salah satu dari kedua itu ada yang meninggal atau cerai, orang jarang melakukan memperingati pesta pernikahan mereka.
Namun ada yang unik dari keluarga besar Ruhuniap di ini tanah saya, di Numbay. Keluarga ini berbeda dengan keluarga lain, walau satu anggota dari keluarga itu sudah tidak lagi ada. Mereka tetap memperingati calendar pernikahan mereka.
Pada 09 Septermber 2012, adalah calendar penting yang selalu dikenang oleh keluarga besar Ruhuniap. Tanggal tertsebut terjadi pernikahan (pernikahan Adat) melalui suatu perjanjian (orang tua ijinkan untuk menjalankan hidup sebagai suami – istri) antara keluarga dalam hal ini om dari Alhma, Peransina (SINA) T. Bapak YB, AT yang disaksikan oleh beberapa keluarga yang hadir pada waktu itu.
Pada tanggal yang sama kami pertama kalinya masuk di sebuah rumah kontrak di belakang my tanah saya. Disana kami sepakat setiap tanggal 09 September kami  akan mengenang sebagai hari pernikahan kami”.
Hari ini walau kekasihku TERCINTA Alhma, Ibu SINA T.S. RUHUNIAP telah tiada dari pandangan dunia ini, keluarga besar Ruhuniap dan semua anggota ini tanah saya, di Numbay tetap mengenang hari tersebut.
Seperti apa activitas mereka di hari yang bersejarah itu? berikut laporannya, silakan simak:
Pada selasa 09 september 2014 pukul 09:00 keluarga besar ruhuniap dan semua anggota ini tanah saya menuyu tempat korban tenggelam. Kami di jemput oleh salah seorang teman (pemilik motor jonson).  sebagian teman kami mereka tinggal di dermaga dan kami  delapan orang masuk ke danau sampai tempat SINA dan ketiga korban lainnya tenggelam.
Kami hampurkan bunga disana, sebelum hamburkan bunga “Ericson Suhun, suami dari alhma SINA T.S. Ruhuniap mengatakan,
“Sayang, saya mohon maaf atas kesalahan saya. Sewaktu engkau tenggelam, hari pertama dan kedua sampai proses evakuasi jenazamu dan sampai di rumah sakit setidaknya saya ada disana.
Dengan jujur saya mau bilang engkau bahwa saya tidak tahu informasi tentang kamu. Saya pikir engkau baik-baik saja di tanah saya,  sampai saya di tanah saya, saya dengar berita tentang kamu, sampai hari ini saya tidak percaya bahwa engkau itu meninggal.
Waktu itu bukan karena saya marah, saya bensi dan saya tidak senang dengan kamu, bukan!. Bersamaan dengan peristiwa yang menimpa kamu, saya mengalami hal yang serupa, hanya saja Tuhan tidak ijinkan kita pergi pada bulan yang sama sehingga saya bisa hidup sampai dengan saat ini.
Selama sebulan, 10 Agustus-09 September 2014, tidak ada tanda apaun yang saya lihat dan dengar, mimpipun tidak. Hatiku bertanya, kenapa engkau tertutup dengan saya? Apa salah saya? Saya yang menyuruhmu pergi ke danau? saya melakukan kekerasan dalam rumah tangga sehingga anda pergi buang diri?
Hari ini adalah hari “Pernikahan kita” dua tahun mengenang pernikahan kita, kesempatan itu saya bersama anggota ini tanah saya datang melihat danau yang membunumu dan tempat kejadian.

Saya berikan bunga ini sebagai tanda ucapan terima kasih saya yang mendalam atas budi baikmu yang engkau buat padaku pada waktu engkau hidup selama dua tahun yang telah  kita lalui bersama.
Aku mengenangmu sebagai tokoh perempuan yaly yang memilih teladan Tuhan Yesus.
Engkau marah dan bensi padaku karena engkau tidak melihatku pada waktu itu. saya percaya bahwa engkau sebenarnya mengetahui apa yang terjadi pada saya waktu itu. kerja mangol atau kwenang adalah pekerjaan yang beresiko.
Aku mohon maaf sekali lagi, atas semua kesalahan yang saya buat terhadap engkau baik waktu engkau hidup maupun meninggal. Itu adalah kelalaian saya.
Sebenarnya engkau hidup dan engkau tenggelam saat jalan sama-sama saya, saya punya tanggung jawab untuk selamatkan engkau. Hanya saja engkau seorang diri di antara musuh, sehingga nyawa tak mereka selamatkan..
Sekarang saya datang kunjungik tempat kejadianmu. Selamat jalan, kekasihku TERCINTA, semoga engkau diam dalam damai disana.”
Usai buang bunga di tempat Sina dan ketiga temannya tenggelam, kami kembali dan recreasi di kali Kemiri. Mengenang dua tahun pernikahan Sina Tepmul dan Ericson Suhun, walau engkau sudah tiada, walau tidak terlalu special kami tetap merayakannya, mengenangnya dengan cara dan gaya kami.
Berikut fhotonya:

Mengenang Dua Tahun Pernikahan ES, Buang Bunga di TKP SINA TEPMUL di Danau Sentani

Mengenang Dua Tahun Pernikahan ES, Buang Bunga di TKP SINA TEPMUL di Danau Sentani

Penghamburan Bunga di Tempat alhma SINA T. Tenggelam,

Penghamburan Bunga di Tempat alhma SINA T. Tenggelam,

P1040960

HENEY.0675

HENEY.0716

P1050089P1050103

P1050108

P1050116

P1050140

P1040956

Mengenang Dua Tahun Pernikahan ES, Buang Bunga di TKP SINA TEPMUL di Danau Sentani

Mengenang Dua Tahun Pernikahan ES, Buang Bunga di TKP SINA TEPMUL di Danau Sentani

P1050144

SAMPUL

Komentar Yali Voice

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s