Di Yahukimo, 33 Orang Bayaran Di Temukan Di Hutan Saat Melakukan Pencoblosan Surat Suara Untuk 11 Distrik.


Bupati Yahukimo, Ones Pahabol Mendukung Boikot Pilpres

 KNPBYAHUKIMONEWS-Penemuan kecurangan oleh pihak penyelenggara

fhoto suap (ilustrasi) list

fhoto suap (ilustrasi) list

pesta demokrasi bagi indonesia di tanah Papua umumnya dan yahukimo khususnya terlebih lagi dilakukan oleh Tentara Nasional Indonesia dan polisi republic Indonesia (TNI/Polri) serta sejumlah anggota brimob, kopasus dan BIN/BAIS, serta Komisi pemilihan Umum Daerah (KPUD) Yahukim terjarjadi di Yahukimo.

Sebelumnya Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan Parlemen rakyat Daerah (PRD) wilayah setempat melaporkan TNI/Polri telah mengancam para kelapa desa (salah satunya kepala desa Tomon I&II) untuk membuat berita acara palsu tanpa ada perolehan suara resmi melalui TPS, maka kali ini KNPB wilayah setempat melaporkan pihak TNI/Polri dan KPU telah membayar 33 orang untuk melakukan pencoblosan atas nama 11 Distrik.

Berita yang diterima yalivoice, pagi ini senin 14 juni 2014, 07:40 WPB, KNPB wilayah setempat melaporkan bahwa; di yahukimo TNI/Polri dan KPU membayar 33 orang untuk melakukan pencoblosan atas nama 11 distrik.

Sebelumnya polisi telah merayu warga Yahukimo dari suku momuna untuk 2014-07-01 11.26.31datang coblos di sebuah TPS. Polisi membayar sejumlah uang, memberikan bahan makan (BAMA) seperti beras 1 kg, supermi, garam dan minyak goreng kepada warga momuna. Usai memberikan bantuan; polisi memintah warga momuna untuk datang coblos pada 09 juli nanti. Pembagian sembako dan memberikan uang suap itu terjadi pada 08 Juli 2014. Polisi membawa mayoritas orang dari suku momuna ke kantor Polres lalu memberikan bantuan suapan. Pada tanggal 09 Juli 2014, warga yang menerima suapan itu seorangpun tidak taru muka ke TPS. Polisi marah pada warga yang menerima dana militer dan bama.

Pada 09 juli 2014, TNI/Polri dan KPUD membayar 33 orang dari suku Ngalik. Mereka menerima uang suap, 33 orang itu menerima uang suap dari TNI/Polri dan KPU. 33 orang yang menerima uang suap itu menuju ke KPU. KPU memberikan ribuan surat suara untuk 11 Distrik kepada ke -33 orang itu. Mereka kemudian membawa ribuan surat suara itu ke hutan yang jarannya sekitar 30 meter dari kantor KPU. Mereka secara rahasia melakukan pencoblosan di hutan itu.

Militant Patroli keliling KNPB yahukimo yang kebetulan melintasi areal itu. Mereka melihat banyak motor parkir di rerumputan dengan posisi ada yang sembunyi di alang-alang, ada yang sembunyi di balik pohon dan sebagainya. Melihat hal itu, kata Ketua KNPB, para militant patroli keliling menegok ke arah dimana jejak mereka masuk kedalam hutan. Disana tampak terlihat sedikitnya 33 orang tengah melakukan pencoblosan.

 Militant patroli keliling memberikan aba-aba kepada teman yang sedang menunggu di depan jalan. Mereka masuk serentak dimana tempat 33 orang itu melakukan coblos.

 Ke-33 orang itu, kata ketua KNPB, takut dan gentar, mereka karena takut masuk semua ke kali biru dan tenggelamkan diri disana. Hanya seorang yang sedang , berdiri di tepi kolam. Ia mangatakan kepada militant patroli keliling KNPB bahwa; anak-anak saya minta maaf. Saya mau sembunyi sama seperti mereka (baca:32 0rang) tapi saya tidak tahu berenang. Teman-teman saya semua masuk di kolam, katanya sambil meniru perkataan salah seorang dari 33 orang itu.

 Ke-32 orang itu semua masuk di sebuah kolam di kali biru Dekai untuk sembunyikan muka mereka karena malu, sebab mereka itu juga sering ada di KNPB dan PRD. . hanya seorang yang berdiri di tepi kolam. Kolam di kali biru itu tidak terlalu dalam, mereka masuk disitu hanya untuk sembunyikan muka dan malu mereka jangan sampai anggota kami melihat muka mereka. Jelasnya.

 Walau demikian, kata ketua KNPB, anggota kami sudah mengidentifikasi status ke -33 orang itu. Mereka itu masyarakat dari suku Ngalik. Setelah mengetahui status kelompok bayaran militer dan KPU, militant patroli keliling membawa ribuan surat suara itu ke kantor KNPB.

Ribuan surat suara yang berhsil disita oleh anggota kami, kata suhun, atas nama 11 distrik. Ke-11 Distrik itu antara lain:

  1. Distrik Obio
  2. Distrik Suru-Suru
  3. Distrik Wusama
  4. Distrik Amuma
  5. Distrik Musaik
  6. Distrik Pasema
  7. Distrik Hogio
  8. Distrik Silimo
  9. Distrik Tangma
  10. Distrik Mugi
  11. Distrik ……?

Rencana KNPB dan PRD wilayah Yahukimo akan musnakan (bakar) ribuan surat suara pemilihan pilpres itu pada hari selasa tanggal 15 juli 2014.

Ke-33 orang itu juga rencana akan bertemu dengan pengurus KNPB dan PRD wilayah tersebut dan meminta maaf kepada pengurus KNPB dan PRD.

Kami bilang, ya, kalau mereka mau datang minta maaf atau tidak kami tidak bisa jadi hakim atas mereka. Biar alam Papua,Tulang belulang Papua dan Allah bangsa Papua menjadi saksi atas mereka. Apalagi kata suhun, ke-33 orang tersebut orang Papua yang selalu ikuti agenda perjuangan bagi penentuan nasib sendiri bangsa Papua dan selalu ikuti pertemuan kami, jadi kami tidak jadi hakim bagi mereka, tetapi nama mereka tetap kami catat. Jelas suhun.

Ia juga menegaskan, secara nasional yahukimo, ke-7 suku yang tersebar di 51 Distrik dan 518 kampung, kami secara tegas dan terbuka menolak pilpres dan memilih boikot itu SAH.

Jika ada laporan dari KPU maupun pemberitaan di media bahwa yahukimo menangkan caleg nomor 1 atau 2 itu bahwa itu adalah tidak benar dan tidak sah, yang benar adalah rakyat yahukimo seutunya menolak pilpres dan memilih boikot. Tegasnya.  Pernyataan terkait silakan ikuti duplikan video pada link berikut ini: http://www.youtube.com/watch?v=B_J_idUuHB8

Sementara itu, kata dia, pemerintah kabupaten yahukimo Bupati Ones Pahabol mengatakan “rakyat Yahukimo mau boikot itu hak mereka, lagipula itu bukan agenda pilkada. Pilpres itu agenda nasional Indonesia, sehinga rakyat yahukimo mau memilih atau mau boikot itu hak mereka. Jelasnya sambil meniru kata-kata Ones Pahabol.

Komentar Yali Voice

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s