Demo Para Tukang Ojek Putra Daerah Yahukimo di Kawal Ketat Aparat Gabungan TNI/Polisi, Brimob dan Kopasus|Sejumlah Tukang Ojek Melayu Tinggalkan Yahukimo


IMG_0437Dekai-Yahukinmo,  Jumat,  6 Desember 2013,   Para tukang ojek putra daerah  Yahukinmo melakukan demo di depan Bank Papua Dekai. Para pendemo menunut agar mulai tahun 2014 yang akan ojek di Dekai Yahukinmo adalah anak-anak putra daerah Yahukinmo murni.

Awalnya,  dampak dari pembunuhan Anggota Intelegen yang menyelma tukang Ojek pada 29 November 2013  lalu, membuat semua tukang ojek orang Melayu berhenti ojek selama dua minggu,  dalam dua minggu itu tukang Ojek putra daerah mengambil ali ojek.

Beberapa hari kemudian tukang ojek orang Melayu ini melakukan ojek dengan sisip pistol dan sangkur  yang dilengkap oleh Militer NKRI di wilayah Yahukimo.

Para tukang ojek putra daerah merasa terancam dan trauma karena sejumlah tukang ojek orang melayu mengojek sambil sisip sebila pisau sangkur dan senjata api jenis Pistol.

Tujuan tukang ojek membawa senpi dan senta adalah jika mereka mendapatkan orang Papua (Baca Yahukimo) yang lebelnya dengan  anggota  intelegen menyelma tukang ojek yang tewas di temukan di suatu tempat di Dekai.

pelaku pembunuhan itu Orang Terlati Khusus (OTK)  karena sejauh ini pihak kepolisian belum  mampu mengungkap siapa pelaku sebenarnya, Polisi hanya asal tangkap menangkap warga yang sama sekali tidak tahu tentang peristiwa itu.  Pihak keluarga korban sulit memperoleh informasi tekait pembunuhan anggota intel tersebut,  akhir keluarga korban dan solidaritas tukang ojek Melayu di Yahukimo merencanakan untuk balas atau bayar kepala.

Hal ini membuat takut dan trauma warga asli Papua di Dekai Yahukinmo terutama tukang ojek putra daerah sehingga para tukang ojek itu melakukan demo menuntut kepada kepala ………… di wilayah Dekai Kabupaten Yahukimo, agar mulai tanggal 6 Desember 2013 tukang ojek orang melayu tidak mengojek lagi.

Hal itu di sampaikan coordinator aksi demo Siling Kobak usai demo kepada media Suara Yally Untuk Umat Tertindas (SYUUT).

Terkait aksi demo tersebut, informasi yang  berhasil di peroleh  (SYUUT) bahwa para tukang ojek putra daerah ( Baca : anak-anak asli Yally, Hubla, Unaukam, Kimyal, Ngalik,  Meek dan Momuna (YAHUKINMO) selama sebelas tahun sejak jadinya kabupaten Yahukinmo hingga kini di marjinalkan oleh orang pendatang yang punya kendaraan.

Beberapa tahun lalu bupati Yahukimo Dr. Ones Pahabol S.E, M.M menjanjikan kepada anak-anak asli putra daearah untuk memberikan bantuan. Bantuan yang dijanjikan adalah 10 buah truk, 100 unit sepeda motor,  sengsor dan banyak lain, hingga memasuki usia kabupaten yang sebelas belum juga realisasikan bantuan yang di janjikan oleh pemda kepada kami. Sekarang kami sendiri (anak putra daerah) sudah usahakan sampai kami sudah punya motor sendiri, jelas coordinator demo.

Dampaknya 100 Orang tukang Ojek ke wamena dan lain kembali ke Jawa. Sekarang yang melakukan Ojek anak-anak asli Yahukimo.

 DSCN1172

Komentar Yali Voice

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s