Nabire: Brimob Penyerangan yang Sipil Karena Upah Tuntutan


Nabire: Brimob Penyerangan yang Sipil Karena Upah Tuntutan

Nabire – Pada 26 Juni 2013, Titua Uang, pemilik tanah tradisional Kampung Warmi, Yaur Kabupaten, Nabire Region, Papua dilanggar oleh 3 anggota Brigade Mobil kabupaten Papua. Titus diserang karena karena ia memprotes PT. Nabire Baru, perkebunan kelapa sawit mengenai keterlambatan dalam pembayaran upahnya.

“Memang benar bahwa wajah kakakku diserang dengan popor senapan oleh tiga anggota Brimob (Brimob) Papua. Bibirnya berdarah dan rusak. Pantatnya diserang dengan popor senapan sampai berubah biru hitam, “jelas kakak korban, Imanuel Uang, saat dihubungi oleh suarapapua.com, Jumat (28 Juni 2013) sore.

Sebelum serangan itu, Imanuel mengatakan bahwa saudaranya ditahan dan diborgol oleh tiga polisi, setelah itu mereka menghujani pukulan berulang-ulang wajahnya dengan popor senapan.

“Setelah penangkapan, polisi merilis delapan tembakan ke udara untuk mengintimidasi pekerja lain yang hadir di perkebunan,” tambah Imanuel.

Imanuel dijabarkan lebih lanjut bahwa, saudaranya Titus, telah memprotes kepada manajer PT. Nabire Baru karena penundaan dalam pembayaran upahnya. Praktek ini telah menjadi semakin sering dan tanpa penjelasan yang diberikan kepada para pekerja.

“Keterlambatan pembayaran upah para pekerja, termasuk saudara saya, adalah praktek umum dari perkebunan, namun tidak ada yang berani protes karena personel polisi bersenjata dipekerjakan oleh perkebunan untuk menenangkan situasi untuk keuntungan mereka,” jelas Imanuel.

Imanuel mengatakan bahwa ia telah meminta saudaranya untuk kembali ke Nabire untuk mengurus kebutuhan medis, namun ini dilarang oleh manajemen perkebunan.

“Perkebunan telah memanfaatkan Brimob untuk menjaga perdamaian di perkebunan. Untuk pengetahuan kita perkebunan telah mempekerjakan delapan personel Brimob untuk tujuan itu. Tiga Brimob yang dilakukan serangan adalah Sertu Eko, Serda Genta dan Sertu Urbanus, “kata Imanuel.

Imanuel menuntut segera hukum tindakan disipliner oleh Polri Irjen Papua, Tito Karnavian dan Polri AKBP Nabire, Bahara Marpaung terhadap tiga personil.

“Sebagai wakil dari kerabat korban saya menuntut agar Polri Irjen Papua dan Kepolisian AKBP Nabire mengambil tindakan karena terhadap tiga personil yang dilakukan serangan tidak manusiawi terhadap saudara saya atas masalah sepele,” ujar Imanuel .

Ketika dihubungi oleh suarapapua.com untuk konfirmasi, Kepolisian AKBP, Bahara Marpaung diverifikasi serangan oleh tiga personil polisi terhadap Titus Uang yang merupakan karyawan PT Nabire Baru. Komisaris menyatakan bahwa Titus telah mengancam dan menyerang manajer dalam mabuk.

“Bapak Titus Uang telah mengancam dan menyerang manajer perkebunan dalam mabuk. Personel kami dimaksudkan untuk menenangkannya, namun Titus telah berperilaku dalam cara yang tertib dan meludahi salah seorang petugas. Ini telah membuat marah personel yang terpaksa tindakan tegas untuk mengontrol Titus Uang, “jelas Komisaris Nabire.

Komisaris juga tawaran keluarga korban untuk membuat laporan polisi resmi dengan bukti medis yang memadai sebagai bukti serangan jika mereka ingin untuk melanjutkan tindakan hukum terhadap tiga personil polisi yang telah menyerang Titus Uang.

“Saya menyambut keluarga korban untuk membuat laporan polisi untuk memulai proses hukum. Saya juga siap untuk bertemu keluarga besok di Kantor Polisi Kabupaten Nabire, saya akan menunggu mereka, “tegasnya.

Pt. Nabire Baru adalah agribisnis terlibat dalam mempromosikan perkebunan kelapa. Ini mulai beroperasi di Kampung Sima, Yaur kabupaten dan kabupaten Nabire, tiga tahun lalu. Telah aktif merekrut masyarakat lokal di daerah sebagai buruh dan pekerja dengan upah yang sangat rendah.

lebih jelas silakan Kunjungi :  http://westpapuamedia.info/2013/06/30/nabire-brimob-assaults-a-civilian-due-to-wage-demands/

Komentar Yali Voice

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s