Kawan Kemudian Menjadi Lawan Politik


Kawan  Kemudian Menjadi Lawan Politik

  Nilai juang kita bukanlah jabatan, kedudukan & harta serta  barang infor lain oleh NKRI ke West Papua,  melainkan Kemerdekaan Sejati Bangsa Papua Barat. Duduk sama rendah berdiri sama tinggi, sama seperti bangsa – bangsa lain di muka bumi,  nilai iniah yang kita cari. Kawan, benarkan atau bukan…?????

Saya merasa anda adalah kawanku karena  kami satu family dari satu Mama dan satu Bapa.  Nama saya  Muldi Numa, saudaraku SYALLOM, nama ade kami MELANESIA, nama ayah kandung kami DAMAI dan nama ibu SEJAHTERA tetapi ayah kandungku di bunuh oleh seorang lelaki yang bernama Iriggodo NKRI. Itulah sedikit silsilah anda dan saya.

Suatu waktu yang lalu aku dan seisi rumahku pergi menemuimu di suatu tempat. Tempat itu diangkap rawan oleh sebagian orang. Di sana kita duduk merenung kembali  tentang peristiwa pembunuhan ayah kami dan ibu kami di ambil oleh para pembunuh yang membunuh ayah kami.

Sejak itu aku tidak mengenalmu sepenuhnya. Orang tua se kampung dengan ayahku menceritakan tentang anda. Aku banyak tahu cerita tentang dirimu dari mereka. Barangkali anda mengenal mereka.

 Sejuta jam, menit dan detik yang berlalu bersama hari,  meninggalkan sebuah kisa  peristiwa yang tak terduga. Saat peristiwa itu, aku dan seisi rumahku merasa peristiwa yang menimpamu itu menimpaku juga sebab kami satu family.

Sebenarnya aku tidak  tahu  berperasangga burukmu  terhadap saya atas peristiwa itu. Secara lahiria aku tidak mengenal apa isi batinmu. Namun roh KEBENARAN Allah, roh Alam dan roh Moyangku yang mengetahui isi batinmu, yang menyatakan “Kawan Kemudian Menjadi Lawan Politik. Lagi katanya “Dan anak yang tua akan menjadi hamba kepada anak yang muda.” Kej. 25 : 23d.

 Pada suatu  hari, harinya sangat cerah. Air laut  menghasilkan awan. Pada pukul 09:00, awan mulai naik dari laut ke sebuah gunung, lalu awan menutupi gunung tersebut. Awan itu puti bersih. Beberapa  jam kemudian, awan puti itu menghasilkan beberapa macam awan. Ada yang puti, ada yang hitam, ada juga campuran. Disinilah terjadi pertandingan, kemudian awan hitam mengalahkan awan puti lalu terjadilah kilat dan Guntur dan menghasilkan hujan. Langit menurunkan hujan, gunung mengalirkan banjir dan longsor serta laut menghasilkan ombak yang besar.

Hujan berlangsung pada pukul 11 : 00 – 14 : 00, selanjutnya sudah tidak ada hujan lagi. Kekuatan kumpalan awan hitam  mengalahkan dan merupa cuaca atau hari yang sangat cerah itu. Namun hujan tidak bertahan lama.  Hasil survey dari para ahli  Metrology dan geofisika melaporkan antisipasi terjadinya hujan susulan akibat luapan air laut perlu di waspadai.

Kumpalan awan hitam berusaha mengalahkan hari yang sangat cerah itu.  Entah kenapa..?

Komentar Yali Voice

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s