HUTAN PAPUA YANG DULUNYA HIJAU KINI JADI GERSANG


HUTAN PAPUA YANG DULUNYA HIJAU KINI JADI GERSANG

Dalam putaran whytaktu yang terus bergulir, Kebengisan manusia makin meningkat, kelaliman manusia terus berkembang, Ketamakan manusia merajalela.  kerakusan  yang terus terjadi dalam  mengeksploitasi hutan, banyak hutan yang dulunya hijau kini ………..

Hanya menjadi nostalgia indah, Kegersangan kini banyak terjadi.  Alam di rusak, hutan di perkosa, Oleh tangan-tangan manusia yang tidak bertanggungjawab.  Hutan yang dulunya tempat tinggal aneka flora dan fauna,  Kini telah menjadi tempat-tempat industry.

Hutan yang adalah Rahim kehidupan terkoyak, tercabik Dan yang tersisa hanyalah kegersangan. Wahai manusia-manusia serakah, Sadarlah bahwa hutan adalah Rahim kehidupan anak cucu-mu. Jangan kau menjual hutan kepada Negara hanya karena sepiring nasih, sekelas the, dan senilai rupuah. Agar mereka jangan    merusak dan menghancurkan hutan…..  Yang adalah Rahim kehidupan

Pemerintah alpa dan lalai dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, pasalnya, manusia Papua direndahkan martabatnya.  Pemerintah selama ini dinyatakan sebagai Wakil Allah di dunia, tapi kenapa pemerintah membunuh, mengekploitasi sumber dalam alam, menindas dan menculik rakyatnya.   Selama ini Negara membuat hidup orang Papua tidak normal, dimana tanah dan hak-hak mereka dirampas dimana-mana, hutan rakyat dirampas dimana-mana, manusianya pun disingkirkan dan dimarjinalisasi dimana-mana seperti binatang, dan orang Papua menjadi miskin diatas tanahnya sendiri, disingkirkan dan dimarjinalisasi seperti binatang.

Terkesan dengan sikap Negara sedemikian, jelas bahwa Negara mau memusnakan secara sistematis, terstruktur dan tidak mencintai orang Papua, karena hanya mau mengambil sumber daya alam (SDM) nya saja karena kepentingan ekonomi.

Orang Papua yang bertindak melawanan kekejaman Negara atas perampasan tanah, hutan, ekploitasi  SDM dan pencemaran sungai, kali dan laut mereka di stigma sebagai pengacau yang melawan pemerintah.

Berbagai tuduhan terus dialamatkan kepada orang Papua, dengan istilah OPM berdasih, dulu tuduh GPK, OPM, OTK, terus bilang separatis OPM, semua istilah itu sebuah   omong kosong belaka yang penuh dengan rekayasa.

Catatan :

Kondisi lingkungan hidup manusia yang bersifat majemuk menyangkut lingkungan budaya, religius, sosial, intelektual dan sebagainya mempengaruhi kehidupan manusia. Manusia berinteraksi dengan lingkungan alam dan ada hubungan saling mempenggaruhi, manusia bersama dengan lingkungan merupakan suatu ekosistem. Didalam kesatuan ekosistem unsur-unsur maka didalam unsure-unsur yang lain tidak dapat dipisahkan. Maka kita sebagai makhluk yang tidak bisa dipisahkan dari Lingkungan kita wajib menjaga dan melestarikan lingkungan hidup kita sendiri untuk generasi-generasi yang akan datang.

 Ini contoh kecil pengekploitasi hutan di Keerom. Hal yang sama terjadi juga di seluruh tanah Papua.

Berikut adalah photo bukti  nyata pengekploitasian  kayu   yang dicuri, dirampas oleh Negara  melalui  berbagai multi perusahan negara.

Hutan Papua sebelum disentu oleh tangan2 yang tidak bertanggung jawab

Hutan Papua sebelum disentu oleh tangan2 yang tidak bertanggung jawab

kondisi kekayaan alam Papua yang sedang di rusak

kondisi kekayaan alam Papua yang sedang di rusak

 lk

 

Alat yang digunakan penjajah untuk merusak alam Papua

Alat yang digunakan penjajah untuk merusak alam Papua

ekploitasi hutan Papua

ekploitasi hutan Papua

sebuah perusahan kelapa sawit di Arsom

sebuah perusahan kelapa sawit di Arso

Komentar Yali Voice

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s