Pembom strategis Rusia mengunjungi Indonesia dalam pertunjukan militer


    MOSKOW - Militer Rusia mengatakan pembom strategisnya 
telah terbang ke Indonesia,
 sebuah kunjungan yang menunjukkan kekuatan militer Rusia.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan dua pembom strategis
 Tu-95 mendarat di Pulau Biak pada hari Selasa.
 Mereka didampingi oleh dua kapal transport berat Il-76
 yang membawa kru dan perlengkapan pendukung. 

Kementerian tersebut mengatakan bahwa pembom-pembom tersebut 
terbang dari wilayah Amur timur jauh Rusia dan mengisi bahan
 bakar di udara oleh kapal tanker Il-78 di atas Pasifik.

Kunjungan para pembom yang mampu membawa senjata nuklir
 menggarisbawahi kekuatan  militer Rusia yang bangkit
 kembali dan keinginannya untuk memperluas pijakan di 
seluruh dunia.

Stasiun televisi pemerintah Rusia melaporkan bahwa pembom 
akan menghabiskan beberapa hari di Biak,
 bagian dari provinsi paling timur Papua di Indonesia,
 namun tidak ada indikasi segera bahwa penerbangan semacam
 itu dapat berlanjut di masa depan.

Source : 
https://www.washingtonpost.com/world/europe/russian-
strategic-bombers-visit-indonesia/2017/12/05/495f96aa-
d9f3-11e7-a241-0848315642d0_
story.html?utm_term=.11b28d4fbea1

English Persion :

Continue reading

Advertisements

noken adalah tas tradisi orang papua


noken tradisional Papua

Terianus Satto, Kepala Staf Umum TPNPB


Terianus Satto

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Mayor Jenderal TPNPB Terianus Satto (lahir 9 Januari1962; umur 55 tahun), adalah seorang tokoh militerPapua Barat yang menjabat sebagai Kepala Staf Umum Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB). Sejak tahun 1980-an, ia terlibat dalam dalam perjuangan kemerdekaan Papua Barat bersama Bernard Mawen selama 4 tahun 6 bulan. Bersama Matias Wenda, mereka bertugas sebagai intelijen selama 25 tahun hingga berakhir tahun 2000.[1]  

Pada tahun 2000 hingga 2010, ia bergabung bersama Richard Yoweni. Ia kemudian diangkat menjadi Komandan Batalyon Moi di bawah pimpinan Yoweni, dan untuk waktu yang singkat ia kembali diangkat menjadi Wakil Panglima Tabi. Menurutnya, perjuangan Papua Barat untuk merdeka harus terjadi. Upaya itu pernah dilakukan, tetapi gagal. Pada tahun 2012, Konferensi Tingkat Tinggi TPNPB diselenggarakan dan ia terpilih menjadi salah satu pimpinan TPNPB.[2]

 Kepala Staf Umum TPNPB

Terianus Satto diangkat menjadi Kepala Staf Umum (KASUM) melalui reformasi di dalam struktur internal TPNPB, dalam Konferensi Tingkat Tinggi TPN-OPM yang dilaksanakan di Biak pada tanggal 1 Mei hingga 5 Mei 2012.[3] Ia diangkat menjadi Kepala Staf Umum TPNPB dengan pangkat Mayor Jenderal, melalui pemilihan secara demokrasi. Pada acara yang sama, Goliath Tabuni dipilih menjadi Panglima Tinggi TPNPB berpangkat Jenderal dan Gabriel Melkisedek Awom sebagai Wakil Panglima Tingi berpangkat Letnan Jenderal. Setelah Rapat Kerja Nasional TPNPB digelar di Markas Wanum Tabi, pelantikan mereka dilaksanakan di Puncak Jaya, Markas Tingginambut.[4]

Setelah KTT TPN-OPM, Rapat Kerja Nasional TPNPB dan pelantikan dilaksanakan, TPNPB kemudian meluncurkan situs web resmi mereka. Sejak perilisannya, situs web tersebut telah dua kali berganti nama domain karena diblokir oleh Pemerintah Indonesia.[5]

source : https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Mayjend._Terianus_Satto.JPG